Banyak cerita tentang warung kopi yang digunakan untuk mesum, istilahnyapun menjadi warung remang-remang, dan gak ada yang heran jika warung remang-remang menyediakan wanita-wanita muda atau gadis abg, namun kejadian ini bukanlah terjadi di warung remang-remang, Tragis nian nasib yang dialami Sandra-bukan nama sebenarnya, maksud hati mencari pekerjaan dia malah jadi korban kebejatan dua orang laki-laki. Kehormatan gadis 16 tahun ini dinodai pelanggan warung tempatnya bekerja di Tulungagung. Kasihan sekali.

Kisah tragis yang dialami Sandra terjadi pada tanggal 11 Februari 2010 lalu. Ini bermula dari kedekatannya dengan kedua pelaku. Namun kedekatan yang terjalin karena hubungan penjaga warung kopi dengan pelanggannya. Bak gayung bersambut, kedua pelaku menyanggupi permintaan Sandra dengan bersedia menjadi ‘tukang ojek’ dadakan.
Namun sayang, di tengah jalan dua pelaku AJ dan KNA membelokkan sepeda motor ke rumah Supri teman keduanya di Desa Gilang, Kecamatan Ngunut. Di lokasi itulah AJ memaksa Sandra melayani nafsu bejatnya hingga 2 kali.
Tapi ternyata kemalangan Sandra tidak berakhir sampai disitu, dia dibawa ke rumah KNA dan lagi-lagi menjadi korban perkosaan. Kali ini bahkan tidak hanya AJ yang melakukannya, namun juga KNA ikut ambil bagian. Puas kedua pelaku baru mengantarkan Sandra ke rumah kakaknya.
Tak terima dengan perlakuan yang dialaminya Sandra menceritakannya ke kakaknya, dan selang sehari pasca kejadian dia melapor ke Mapolres Tulungagung.
Kejadian pencabulan atau seks di bawah umur emang sangat berat hukumannya terlebih didasari bukan karena suka sama suka alias pemaksaan, kasus di warung kopi ini bukan seperti kafe remang-remang. yang biasa melihat pameran cewek bugil.


